Peran In House Legal/Legal Counsel/Legal Officer di Perusahaan

Ut in laoreet sapien eu amet
3 Februari 2017
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PRODUK UMKM MELALUI HAK MEREK
30 Juli 2020

In House Legal/Legal Counsel atau sering disebut Legal Officer memiliki fungsi dan peranan yang cukup penting di suatu perusahaan atau badan usaha. Setiap kegiatan perusahaan atau badan usaha tidak lepas dari legalitas, perizinan, kontrak, dan lain sebagainya. Terkadang kegiatan usaha sering menemui kendala atau permasalahan yang mengakibatkan kerugian bagi perusahaan ataupun badan usaha, hal tersebut sering kita jumpai, bahkan sampai dengan proses gugatan di pengadilan atau di kepolisian (Pidana). Fungsi dan peran Legal Officer adalah mengawasi, membantu kegiatan usaha termasuk memberikan nasehat hukum berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, dan membantu masalah Hukum lainnya di dalam maupun diluar perusahaan atau badan usaha, sehingga terhindar dari kerugian.

Dalam sebuah perusahaan besar, umumnya memiliki Legal Officer dengan jumlah lebih dari 3 orang yang sering disebut Legal Departemen atau Legal Division. Setiap Legal Officer memiliki peran dan keahlian dibidang hukum yang berbeda-beda, baik dalam bidang korporasi atau sering disebut corporate yang sering menangani RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham), Kontrak, dan tindakan korporasi lainnya. Sedangkan untuk Legal Officer dibidang lainnya, terdapat bidang Perizinan maupun bidang Litigasi. Peran dari Legal Officer dibidang Litigasi, pada umumnya menangani permasalahan hukum diluar perusahaan, seperti permasalahan hukum perusahaan di Kepolisian maupun di Pengadilan. Oleh karena itu tidak jarang, Legal Officer dibidang Litigasi diharuskan memiliki pengalaman dan izin beracara atau izin advokat. Struktur organisasi yang ada didalam sebuah Legal Departemen atau Legal Division umumnya dibagi menjadi beberapa bagian berdasarkan tingkatan jabatan, dimulai dari Legal Officer, Legal Supervisor, Assistant Legal Manager, Legal manager, General Manager Legal (GM Legal) dan terakhir adalah Direktur Hukum. Penyebutan dan struktur jabatan dari Legal Departemen atau Legal Division di setiap perusahaan berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan dari setiap perusahaan. Pada umunmnya, keberadaan Legal Departemen atau Legal Division sangat penting dalam menunjang kebutuhan perusahaan, karena biasanya sebagian dari team legal tersebut memilki izin beracara atau izin advokat, sehingga keberadaannya sering dimanfaatkan perusahaan untuk menangani permasalahan di luar maupun didalam pengadilan, tanpa membutuhkan bantuan dari Advokat (External). Selain itu, untuk perusahaan menengah atau startup sering kali hanya memiliki 1 (satu) Legal Officer yang umumnya menangani banyak bidang hukum dari perusahaan tersebut, baik perizinan, kontrak, legal audit,dan lain sebagainya.

Perusahaan yang telah memilikilegal officerpada waktu-waktu atau kondisi-kondisi tertentu dapat menggunakan jasa law firm untuk membantu menyelesaikan permasalahan hukumnya. Misalnya, saat perusahaan harus menghadapi kasus hukum di pengadilan sementara legal officer di perusahaan tersebut bukan advokat, maka perusahaan dapat menggunakan jasa advokat dari law firm. Atau jika sebuah perusahaan telah memiliki legal officer yang dijabat advokat, namun karena keterbatasan sumber daya ataupun pengalaman akhirnya menggunakan jasa advokat dari law firm untuk menyelesaikan permasalahan hukum.

Para ahli hukum yang bekerja di law firmpada umumnya adalah advokat. Advokat adalah orang yang memiliki izin untuk memberi jasa hukum di dalam maupun di luar pengadilan menurutPasal 1 angkaUndang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Advokat dapat bekerja pada law firm atau kantor advokat atau di perusahaan, baik sebagai legal officer atau penasihat hukum perusahaan (in-house legal counsel atau In-house lawyer).

Keberadaanlegal officerdi perusahaan tidak mengurangi lapangan pekerjaan dari para ahli hukum yang bekerja di law firm atau kantor advokat karena walaupun dalam bidang yang sama yaitu terkait dengan hukum, namun memiliki fungsi yang berbeda-beda. Fungsi legal officer lebih berfokus pada pengurusan dokumen-dokumen, perizinan perusahaan dan permasalahan hukum yang ada di perusahaan di mana dia bekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Hallo.
Can we help you?